#TrekkingTips Tips Aman, Nyaman dan Sukses Mendaki Gunung Rinjani

Sertakan sumber dengan jelas jika ingin mencopy. Selalu cek tanggal, karena mungkin ada beberapa artikel lama yang belum disesuaikan dengan fakta terbaru

Persiapan sebelum summit attack Gunung Rinjani

mancing di rinjani

mancing di rinjani

  • Ini Point penting supaya sukses mendaki Gunung Rinjani sampai puncak.
  • Pastikan cukup istirahat dan energi cukup. Penulis sendiri merasakan kurang istirahat. Sampai Plawangan jam 9 malam, gelar tenda, masak lalu ambil air, langsung trekking,,, dan tadaaaaaa,,, penulis merasakan dingin dan capek yang hebat, perlu istirahat di tanjakan pasir selama kurang lebih setengah jam agar bisa melanjutkan perjalanan.
  • Air yang cukup (1 liter) dan makanan berenergi atau buah
    Bawa jaket anti angin, karena dingin dan anginya bikin greget
  • Bila pas musim pendakian, puncak Gunung Rinjani – Lombok akan sesak oleh pengunjung yang ingin mengabadikan moment. Antri lah dengan sabar dan manfaatkan moment sebaik mungkin.
  • Akan lebih ringan bila anggota team mau saling menyemangati dan mensupport.

Kembali ke atas- Tips Aman, Nyaman dan Sukses Mendaki Gunung Rinjani

Persiapan sebelum turun Gunung Rinjani

  • Bawa persediaan air yang banyak. Perjalanan turun gunung rinjani via senaru sangat jauh dan menguras banyak tenaga, terutama saat naik menuju plawangan senaru
  • Dari segara anak, kita harus naik dengan medan yang lumayan berat untuk sampai plawangan senaru
  • Dari plawangan senaru menuju pos Senaru jalur yang dilewati adalah tanah, pasir dan hutan lebat di akhir perjalanan tanpa ada sabana
  • Tidak ada yang istimewa di jalur ini karena memang view nya tidak begitu menarik

CATATAN PENTING – Tips mendaki Gunung Rinjani

Dalam perjalanan dari plawangan sembalun ke segara anak kami sempat berpisah dengan 2 team kami, pasangan suami istri. Peserta paling depan telah sampai sebelum gelap untuk mencari lokasi yang nyaman dan pas untuk camp. Penulis berada paling terakhir untuk memastikan tidak ada peserta yang tertinggal.

Sampai di Segara Anak sudah gelap. Dan tadaaaa,,,, segara anak mirip pasar malem. namun tidak separah ranu kumbolo. Yang membedakan ranu kumbolo dengan segara anak adalah luas area camp. Di Segara anak lebih sempit dan masih banyak pohon2, tidak seperti Ranu Kumbolo yang merupakan sabana rumput.




Mereka berdua tidak berhasil menemukan regu pertama yang mendirikan tenda, karena mungkin sudah kelelahan, pandangan yang tidak bagus karena malam dan mungkin juga lapar. Alhamdulillah mereka berdua (pasutri) mempunyai ilmu dan perlengkapan yang cukup untuk mendirikan bivak di pinggir danau.

Mr. Gembel

Mr. Gembel

Penulis tidak ingin bercerita banyak mengenai hal ini, sedikit saran untuk menghindari kasus seperti ini

  1. Bila rombongan di split, pastikan ada salah satu angggota yang berjaga di jalan masuk sebelum camp (Ini sebenarnya sudah diterapkan waktu diplawangan sembalun, tapi entah kenapa di segara anak terjadi miss)
  2. Pastikan membawa tanda yang mudah dikenali khususnya dimalam hari dimana semua tenda tampak sama. Buat semacam tower dengan lentera, bendera, dll yang mudah dikenali.
  3. Jangan mendaki gunung tanpa persiapan dan perbekalan yang mumpuni.
  4. Yang terakhir … sabar, sabar dan sabar gaes,,, nikmati setiap langkah perjalanan.
    Terkadang, sebuah perjalanan lebih indah dari tujuan perjalanan itu sendiri.
    Ada kalanya puncaknya biasa saja namun perjalanannya luar biasa

SAMPAHNYA DI BAWA TURUN YA GAES,, DIMAKAN JUGA BOLEH ASAL JANGAN DITINGGAL

Kembali ke atas- Tips Aman, Nyaman dan Sukses Mendaki Gunung Rinjani

Thanks to :

Bang Hikmat — Penasehat
Pasutri Mas Parno & Mbak Rita — Ni mirip Tetangga masa gitu :Peace:
Fajar — Logistik & Eperithing
Robin — Dokumentasi
Fiqih & Andika — Sehati & Sejoli
Babay & Dyla — Cheerleaders
TS — Gembel aja
Ayo Dolan gais

Baca sampai selesai sebelum bertanya

You may also like...

12 Responses

  1. aminah says:

    Terimakasih informasinya sangat bermanfaat sekali mengenai tips mendaki gunung

  2. Zikin says:

    Mas minta kontak buat proter di sana dong, yang recomended banget lah.
    Lagi butuh nih.

  3. lhaaaah ente TS yang bikin catper http://www.kaskus.co.id/thread/54f53321c2cb17757d8b4574/tips-penting-aman-nyaman-dan-sukses-mendaki-gunung-rinjani-3726mdpl–lombok/ trit dikaskus itu bukan???
    kalo iya ya gak papa kan tulisan ente hahaha
    kalo buka ya wajib sertakan sumbernya

    • Gembel says:

      Itu unyil46 gan,, kalo ini gembel,, hahahahaha.
      Sempet nyelip di halaman depan kaskus.
      Btw thanks dah komeng gan.
      Kalo yg ini belum direvisi (draft awal) yg di kaskus sudah banyak direvisi (dah lewat auditor)

  4. Freddy Spr says:

    sangat bermanfaat…
    tanks kakak….
    pengen nyoba ke rinjani nih taun ini….

  5. Martin says:

    Saya masih awam banget soal naek gunung..tapi kepengeeeennnnnnn banget naek gunung.apa saya harus brgabung sm komunitas trtentu biar bisa naek gunung?

    • us jauhari says:

      Tidak perlu ikut komunitas juga, tapi pastikan punya temen deket yg biasa naik gunung. Setidaknya ada yg tanggung jawab saat situasi diluar kontrol :-d

  6. Dana says:

    Mas, mau nanya lebih baik ambil paket tour yg sudah disiapkan guide dan porter atau sebaiknya cari porter guide dan bahan makanan sendiri? Hitung2 biaya tour 3 hari 2 malam sekitar 3 juta sudah d tanggung semua…

  7. trekker says:

    Infonya sangat membantu kk,, thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.