always open your minds Blog

Seri Humor Sufi Nasruddin

Menyelamatkan Bulan Seri Humor Nasruddin

Menyelamatkan Bulan Seri Humor Nasruddin. Utan Kayu, Ramadhan 1434H Nasruddin Hodja hendak mencuci muka di sumur belakang rumahnya. Malam itu, bulan purnama bersinar terang. Bayangan bulan purnama nampak jelas di dasar sumur. Nasruddin bingung???...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Apa Gunanya Seri Humor Nasruddin

Apa Gunanya Seri Humor Nasruddin. Polimak. Jayapura Selatan. Masih di mes yang kusut Di siang yang terik, Nasruddin Hodja meminta anaknya mengambil air di pancuran. Nasruddin menyerahkan keramik mewah sebagai tempat air. “Hati-hati, ini...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Sebaiknya Berjalan Kaki Saja Seri humor sufi Nasruddin

Sebaiknya Berjalan Kaki Saja Seri humor sufi Nasruddin. Nasruddin Hodja membawa 10 keledai ke pasar. Karena lelah ia menaiki salah satu di antara keledai itu. Dalam perjalanan, ia menghitung keledainya. Ia khawatir, jika ada keledainya...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Pakai Saja Serbanku Seri Humor Sufi Nasruddin

Pakai Saja Serbanku  Seri Humor Sufi Nasruddin. Seseorang mendatangi Nasruddin  Hodja dan membawa selembar surat di tanganya. “Tuanku Nasruddin, bisakah kau membacakan surat ini untukku?” pintanya. Nasruddin  mengambil surat itu dan melihatnya. Semua kalimat...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Bersyukur di Segala Suasana Seri Humor Sufi Nasruddin

Bersyukur di Segala Suasana Seri Humor Sufi Nasruddin. Saat asyik berkebun, Nasruddin Hodja berteriak, “€œAduuhh!!”€ Ternyata, sebuah duri yang cukup besar menancap di kakinya. Darah pun mengucur. “€œYa Tuhan, terima kasih. Untung saja aku...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Jubah dan Kepala Seri Humor sufi Nasruddin

Jubah dan Kepala Seri Humor sufi Nasruddin. €œ”Nasruddin, apa yang terjadi padamu?”€ teriak orang-orang di pasar. Mereka terkejut melihat Nasruddin Hodja berjalan terpincang-pincang. Wajahnya pun lebam-lebam. “€œSemalam istriku marah. Ia melempar jubahku dari loteng”€...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Ku Pukul Putrimu Lho! Seri Humor Sufi Nasruddin

Ku Pukul Putrimu Lho! Seri Humor Sufi Nasruddin. Istri Nasruddin Hodja mengangis tersedu-sedu. Ia baru saja pulang dari rumah ayahnya. Ia menangis gara-gara ditampar ayahnya alias mertua Nasruddin. Ayahnya marah karena istri Nasruddin membuatkan...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Nah Kalau itu Aku Tertarik Seri Humor Sufi Nasruddin

Nah Kalau itu Aku Tertarik  Seri Humor Sufi Nasruddin. Seorang pria berlari kencang menghampiri Nasruddin Hodja. Dadanya naik-turun, dengan nafas tersengal-sengal ia melapor pada Nasruddin. “€œAku melihat seseorang membawa angsa panggang!” Nasruddin menganggapinya dengan...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Ternyata Rebutan Selimut Seri Humor Sufi Nasruddin

Ternyata Rebutan Selimut Seri Humor Sufi Nasruddin. Malam sudah larut. Nasruddin Hodja dan istrinya terlelap. Tiba-tiba saja mereka dikagetkan oleh suara ribut-ribut di luar. Suara itu berasal dari dua pria yang bertengkar. “Hoaaammmm,,, kenapa sih...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Dari Pohon atau Dari Sumur Seri Humor Nasruddin

Dari Pohon atau Dari Sumur Seri Humor Nasruddin. Dari Pohon atau Dari Sumur Seri Humor Nasruddin €œTolong! tolong!€ teriak seorang pria dari atas pohon. Rupanya, ia memahat pohon terlalu tinggi dan sekarang tidak bisa turun....

Seri Humor Sufi Nasruddin

Nasruddin mencari jarum Seri Humor Sufi Nasrudin

Nasruddin mencari jarum Seri Humor Sufi Nasrudin. Panarung, 24 Ramadhan 1432H Suatu ketika Nasruddin   tampak kebingungan di depan rumahnya. Ia celingukkan seperti sedang mencari sesuatu. Lantas seseorang pria bertanya kepadanya “Sedang apa engkau...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Tidak Kuat Makan Kertas Seri Humor Sufi Nasruddin

Tidak Kuat Makan Kertas Seri Humor Sufi Nasruddin. Pada masa Timur Lenk, infrastruktur rusak, sehingga hasil pertanian dan pekerjaan lain sangat menurun. Pajak yang diberikan daerah-daerah tidak memuaskan bagi Timur Lenk. Maka para pejabat...

Seri Humor Sufi Nasruddin

Surat Ke Baghdad Seri Humor Sufi Nasruddin

Surat Ke Baghdad Seri Humor Sufi Nasruddin. Suatu hari, seorang tetangga yang buta huruf meminta Nasruddin Hodja menuliskan surat untuk ia kirim ke kerabatnya. €œTunggu dulu, surat ini akan kau kirim ke mana? € tanya...