#InfoSamsat Proses dan Persyaratan Pembayaran Pajak Tahunan Kendaraan Bermotor (Pengesahan STNK)

4
1273
Jangan lupa sertakan sumber dengan jelas jika ingin mencopy

Proses dan Persyaratan Pembayaran Pajak Tahunan Kendaraan Bermotor (Pengesahan STNK) sebenarnya tidak susah dan ribet jika berkasanya lengkap. Berikut proses dan alur pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor di kantor bersama samsat, samsat keliling dan samsat

  1. Membawa dokumen asli

- STNK
- KTP Pemilik
- BPKB

  1. Fhoto Copy masing masing 1 copy

- STNK
- KTP Pemilik
- BPKB

  1. Loket Formulir. Minta petugas formulir pendaftaran dan diisi sesuai dengan dokumen
  2. Loket Pendaftaran. Menyerakan formulir pendaftaran di loket pendaftaran

  3. Loket Penetapan. Petugas akan melakukan pendaftaran dan penetapan yang akan mencetak nota berisi rincian biaya pajak. Berdasar nota rincian pajak, anda bisa melihat besaran pajak yang harus dibayar. Jika anda tidak membawa cukup uang untuk membayar pajak, anda bisa meminta petugas untuk mencabut berkas yang sudah di daftarkan.

  4. Loket Pembayaran. Petugas akan memanggil anda berdasar nomor polisi atau nomor pendaftaran. Di sini petugas akan mencetak lembar SKPD, setelah anda membayar pajak.

  5. Loket Validasi. Setelah SKPD dicetak anda bisa mengambil SKPD dan STNK yang sudah divalidasi oleh polisi yang berwenang.

Artikel Terkait   #DasarHukum - Perkap Nomor 5 tahun 2012 tentang regident kendaraan bermotor

Pembayaran Pajak Tahunan Kendaraan Bermotor cukup mudah bukan???

Advertisements

4 COMMENTS

  1. Saya mau tanya di STNK kan ada tertulis jumlah yang harus dibayar
    1.312.500 = BBN.KB
    157.500 = PKB
    0 = ADM STNK
    0 = ADM TNKB
    35.000 = SWDKLLJ
    jadi jumlahnya = 1.505.000
    Saat saya mau bayar pajak apakah biaya yang harus saya bayar akan mengikuti jumlah yang ada di STNK (Rp.1.505.000)?. Soalnya saya baru pertama kali mau bayar pajak, mohon penjelasannya.

    • Biaya PNBP terkadang tidak dicantumkan dalam lembar SKPD (lembar belakang stnk), tergantung masing2 provinsi.
      Misal kasus diatas, adm STNK dan adm TNKB harusnya bukan 0 (nol) karena cetak STNK dan cetak TNKB ada biaya PNBP. Silahkan baca artikel PNBP.
      PNBP masuk kas Polri, PKB dan BBNKB ke kas daerah, SWDKLLJ ke kas Jasa Raharja

  2. Izin tanya KTP saya mati tgl 4/8/2016 saat ini lagi ngurus Ektp nya belum selesai dikarenakan double record BPKP sedang dalam jaminan bank pajak PKB telat 1 thn ...mohon penjelasan nya apakah bisa saya mengurus pajak dgn mengunakan KTP yg lama krn data STNK dan BPKB sesuai ktp yg lama terima kasih

    • @agus KTP yg dipersyaratkan adalah KTP yg masih berlaku. Jika sudah habis masa berlaku maka tidak bisa dipakai untuk pengesahan STNK dll. Namun tdak ada salahnya di coba, jelaskan ke petugasnya, mungkin ada kebijakan khusus dari petugas. Semoga membantu

Jangan lupa tinggalkan komentar ya gais

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.