#InfoSamsat Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan

4
47
Jangan lupa sertakan sumber dengan jelas jika ingin mencopy

Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan SUT dan SRUT. Berikut ini admin coba jelaskan mengenai Syarat dan Tata Cara Serfitikasi  Uji Tipe Kendaraan untuk menerbitkan SUT-Sertifikat Uji Tipe dan  SRUT - Sertfikat Registrasi Uji Tipe Kendaraan

Sertifikat registrasi uji tipe merupakan persyaratan untuk pendaftaran kendaraan bermotor dalam rangka mendapatkan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serta persyaratan dalam pelaksanaan pengujian berkala untuk yang pertama kali.

 SUT dan SRUT juga merupakan syarat wajib untuk melakukan rubah bentuk / modifikasi kendaran. Walaupun dalam praktiknya di instansi terkait (Polda/Samsat), terkadang cukup dengan surat keterangan dari APM atau bengkel umum yang melaksanakan perubahan mesin dan/atau bentuk Ranmor dan tidak mewajibkan SUT dan SRUT pada saat rubah bentuk kendaraan atau modifikasi kendaraan, mungkn karena tipenya sudah umum.

Apa itu SUT dan Apa itu SRUT

SUT - Sertifikat uji tipe adalah sertifikat yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal sebagai bukti bahwa tipe kendaraan bermotor atau landasan kendaraan bermotor yang bersangkutan telah lulus uji tipe;

Artikel Terkait   #InfoSamsat Proses dan Persyaratan Pembayaran Pajak Tahunan Kendaraan Bermotor (Pengesahan STNK)

SRUT - Sertifikat registrasi uji tipe adalah sertifikat yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal, sebagai bukti bahwa setiap kendaraan bermotor, landasan kendaraan bermotor, kereta gandengan, dan/atau kereta tempelan yang dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor atau dimodifikasi memiliki spesifikasi teknik sama/sesuai dengan tipe kendaraan yang telah disahkan atau rancang bangun dan rekayasa kendaraan yang telah disahkan, yang merupakan kelengkapan persyaratan pendaftaran dan pengujian berkala kendaraan bermotor;

Penjelasan


Jika sebuah tipe/seri kendaraan sudah ada serfikat resgistrasi uji tipe (telah terdaftar), maka cukup memohon penerbitan serfikat resgistrasi uji tipe dan tidak perlu melakukan sertifikasi uji tipe.

Secara gampangnya, SUT merupakan Sertifikat Pengujian Tipe , sedangkan SRUT adalah sertifikat yang  menyatakan bahwa Tipe tersebut telah terdaftar dan sudah dilakukan uji tipe.

Kembali ke atas  - Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan

Dasar Hukum Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan SUT dan SRUT

  • Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
  • Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota;
  • Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi;
  • Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pendapatan Negara Bukan Pajak;
  • Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004 tentang Pengujian Kendaraan Bermotor.
  • Kembali ke atas - Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan 

Persyaratan Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan SRUT

Jika tipe kendaraan belum dilakukan uji tipe, maka harus dilakukan uji tipe untuk mendapatkan sertifikat uji tipe. Hal ini berlaku untuk kendaraan tipe baru maupun modifikasi/rubah bentuk kendaraan.

  • Persyaratan Administrasi :
    • Data umum perusahaan pemohon uji tipe;
    • Data spesifikasi teknis kendaraan bermotor yang akan diuji;
    • NIK/ TPT yang diterbitkan oleh Ditjen IUBTT Kementerian Perindustrian;
    • SIUP;
    • NPWP;
    • Akte notaris;
    • Gambar teknis/ brosur kendaraan bermotor yang akan diuji.
  • Pemohon Uji Tipe harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
    • Pemohon adalah penanggung jawab perusahaan pembuat dan/ atau perakit dan/ atau pengimpor dan/ atau pemodifikasi kendaraan bermotor;
    • Mengisi formulir permohonan sebagaimana tertera pada contoh 1 lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004;
    • Menyampaikan data umum perusahaan, sebagaimana tertera pada contoh 1 lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004;
    • Menyampaikan data spesifikasi teknis kendaraan bermotor sesuai jenis kendaraan bermotor atau landasan kendaraan bermotor sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang diajukan sebagaimana tertera pada contoh 1 lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004;
    • Menyampaikan gambar teknik, foto dan brosur kendaraan bermotor atau landasan kendaraan bermotor.
    • Kembali ke atas  - Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan
  • Pemohon penelitian Rancang Bangun dan Rekayasa Kendaraan bermotor harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
    • Mengisi formulir permohonan sebagaimana contoh 7 lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004;
    • Mengisi formulir permohonan sebagaimana contoh 8 lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004;
    • Menyampaikan data perusahaan sebagaimana contoh 2 lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004;
    • Menyampaikan data spesifikasi teknis kendaraan bermotor atau landasan kendaraan bermotor sesuai jenis kendaraan yang diajukan, sebagaimana contoh 3 lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004;
    • Menyampaikan gambar teknis yang meliputi tampak utama, detail, exploded view, sistem rem dan kelistrikan;
    • Rekomendasi dari agen pemegang merk/ prinsipal bagi kendaraan-kendaraan bermotor yang dimodifikasi sumbu;
    • Perhitungan-perhitungan teknis konstruksi meliputi antara lain rem, suspensi, axle, chassis, subframe dan ban bagi kendaraan bermotor yang dimodifikasi.
    • Kembali ke atas   - Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan
Artikel Terkait   #InfoSamsat Info Pajak Kendaraan Bermotor

Prosedur Penerbitan dan Permohonan Sertiikat Uji Tipe (SUT)

  • Pemohon (APM/ Importir) mengajukan surat permohonan kepada Dirjen Perhubungan Darat dengan melampirkan berkas persyaratan yang terdiri dari:
    • Data umum perusahaan pemohon uji tipe;
    • Data spesifikasi teknis kendaraan bermotor yang akan diuji;
    • NIK/ TPT yang diterbitkan oleh Ditjen IUBTT Kementerian Perindustrian;
    • SIUP ;
    • NPWP;
    • Akte notaris;
    • Gambar teknis/ brosur kendaraan bermotor yang akan diuji.
  • Surat dan berkas yang dilampirkan akan diterima, diperiksa kelengkapannya dan dicatat oleh staf Subdit Sarana Angkutan Jalan (SAJ). Bila ada berkas persyaratan yang kurang maka permohonan akan dikembalikan kepada pemohon.
  • Setelah berkas lengkap akan dibuatkan surat pengantar uji ke Balai PLJSKB untuk dilakukan pengujian tipe, dan perintah pembayaran biaya uji tipe yang disetorkan ke nomor rekening BPLJSKB. Setelah dilakukan pembayaran, maka pemohon harus berkoordinasi dengan Balai PLJSKB untuk melakukan pengujian kendaraan bermotor selambat-lambatnya 21 hari sejak tanggal pembayaran biaya uji.
  • Setelah berkoordinasi maka pemohon membawa kendaraan yang akan diuji beserta surat pengantar uji dan bukti pembayaran biaya uji tipe ke Balai PLJSKB.
  • Setelah Kendaraan diuji dan pengujian selesai dilakukan, Balai PLJSKB akan membuat resume hasil uji tipe yang akan dikirimkan ke Subdit SAJ untuk diproses.
  • Subdit SAJ akan memeriksa resume hasil uji tipe dari Balai PLJSKB, bila hasilnya lulus akan dibuatkan Sertifikat Uji Tipe Kendaraan yang diajukan, yang disahkan oleh Dirjen Perhubungan Darat. Bila tidak lulus, maka akan dibuatkan surat pemberitahuan tidak lulus uji tipe kepada Pemohon dan diberikan kesempatan untuk melakukan uji ulang terhadap item pengujian yang tidak lulus tersebut dengan terlebih dahulu melakukan perbaikan terhadap item tersebut.
  • Kembali ke atas   - Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan
Artikel Terkait   #InfoSamsat Info Pajak Kendaraan Bermotor Sumatera Barat

Prosedur Penerbitan dan Permohonan Serfitikat Resgistrasi Uji Tipe (SRUT)

  • Setelah Sertifikat Uji Tipe diterima oleh Pemohon (APM/ Importir), maka Pemohon dapat mengajukan Surat Permohonan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) kepada Dirjen Perhubungan Darat untuk Kendaraan Bermotor dengant tipe yang sama, namun dengan Seri Nomor (Nomor Rangka dan Nomor Mesin) kendaraan yang berbeda, dengan melampirkan berkas persyaratan yang terdiri dari:
    • Daftar nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang akan dibuatkan SRUT;
    • Fotokopi Sertifikat Uji Tipe;
    • NIK/ TPT yang diterbitkan oleh Ditjen IUBTT Kementerian Perindustrian;
    • Nama pejabat dan jabatan yang menandatangani SRUT;
    • Surat kuasa pengambilan SRUT dari pimpinan perusahaan diatas materai Rp. 6000,-
    • Nama dan jabatan dari pemegang surat kuasa yang mengambil/ mengurus SRUT.
  • Surat dan berkas yang dilampirkan akan diterima, diperiksa kelengkapannya dan dicatat oleh staf Subdit SAJ. Bila ada berkas persyaratan yang kurang maka permohonan akan dikembalikan kepada pemohon.
  • Setelah berkas lengkap, maka akan SRUT akan dibuatkan/ diproses.
  • Setelah SRUT selesai dibuat dan ditandatangani oleh pejabat perusahaan pemohon dan Direktur LLAJ atas nama Dirjen Perhubungan Darat, maka staf subdit SAJ akan membuatkan Berita Acara Penyerahan SRUT sesuai dengan nomor seri dan jumlah SRUT yang diberikan kepada pemegang surat kuasa yang mengambil atau mengurus SRUT untuk ditandatangani (2 rangkap). Rangkap pertama untuk diberikan kepada pemohon, dan rangkap kedua untuk disimpan sebagai arsip Subdit SAJ dengan membubuhkan materai Rp. 6000,- pada tanda tangan Pemohon/ Pemegang Kuasa.
  • Setelah Berita Acara Penyerahan SRUT ditandatangani maka SRUT akan diberikan kepada Pemohon.
  • Kembali ke atas   - Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan
Artikel Terkait   #InfoSamsat Syarat dan Biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)

Pertanyaan seputar  Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan SUT dan SRUT

  • Bagaimana jika Sepeda Motor R2 yang dirubah menjadi Bentor atau untuk penyandang cacat? Harus dilakukan sertifikasi Uji Tipe terlebih dahulu, namun jika sudah terdaftar, maka cukup memohon SUT dan SRUT. 
  • Saya punya pickup Toyota Kijang, apa bisa menggunakan SUT dan SRUT pickup Isuzu Panther? Tipe Kendaraan Bermotor dikelompokkan menjadi 1 apabila memiliki kesamaan pada ciri-ciri utama. Kesamaan Jenis (Sepeda Motor, Mobil Penumpang, Bus, Mobil Barang dan Ransus) , kesamaan spesifikasi teknik utama (motor penggerak, suspensi dll), silahkan dibaca Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 9 Tahun 2014 pasal 13 

Kembali ke atas   - Syarat dan Tata Cara Serfitikasi Uji Tipe Kendaraan

 

Advertisements

4 COMMENTS

    • Kalau sudah pernah di registrasi sebelumnya ya mudah. Istilahnya tinggal nerbitin SRUT, biaya PNBP nya juga ngga mahal. Tpi jika belum pernah registrasi, misal dirubah ke tipe yang benar2 baru dan belum pernah ada sebelumnya maka prosesnya panjang.
      Misal dari minibus ke pickup, ini ngga ribet karena biasanya sudah pernah registrasi.

  1. kalo gw modifikasi mobil dari 4 pintubke 2 pintu dengan merubah semua bentuk mobil tanpa merubah rangka dan mesin, proses yg harus dilalui agar legal gmn caranya?

    • Pakai SUT/SRUT, surat rubah bentuk dari bengkel, persyaratan lain nya sama, bpkb stnk ktp cek fisik. Masalah rubah bentuk udah admin jelas kan diartikel rubah bentuk, silahkan dibaca

Jangan lupa tinggalkan komentar ya gais