Cara Mudah Membuat Script dan Schedule Mikrotik - part 1

1
16
Biasakan membaca sampai selesai, bijaklah dalam mengambil kesimpulan dari sebuah artikel.
Beberapa artikel dibagi menjadi beberapa halaman. Silahkan share dan beri respon saran kritik dengan bahasa yang baik, jelas dan mudah dimengerti.

Jangan lupa sertakan sumber dengan jelas jika ingin mencopy

Cara Mudah Membuat Script dan Schedule Mikrotik. Ada beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai schedule mikrotik, diantaranya adalah :

  • Mengatur queue jam kerja, di luar jam kerja dan saat weekend
  • Memblokir situs pada saat-saat tertentu (jam kerja, istirahat, dan weekend)
  • Mengatur webproxy agar aktif saat jam kerja saja
  • Auto backup mikrotik

Sebelum membahas hal-hal di atas, ada syarat utama agar bisa membuat script kemudian mengeksekusi script melalui schedule di mikrotik dengan mudah

Syarat utama agar bisa membuat schedule di mikrotik dengan mudah adalah “command line”.

Sebelum di eksekusi dalam schedule mikrotik, script yang akan dieksekusi harus dicoba terlebih dahulu. Jadi mau tidak mau harus faham dan mengerti baris perintah yang ada atau istilahnya command line.

Artikel Terkait   #MikrotikTips Cara Mudah Memblokir Situs Mikrotik DNS Server (Bag. 3)

Misalkan saat di luar jam kerja kita ingin DHCP Server mikrotik aktif, yang sebelumnya mungkin tidak aktif. Prosesnya adalah :


  1. Membuat dhcp server mikrotik (sekali)
  2. Mengaktifkan dan menonaktifkan dhcp server (schedule)

Setelah membuat dhcp server mikrotik, kita harus mengetahui bagaimana mengaktifkan dan menonaktifkan dhcp server mikrotik melalui command line.

#ip dhcp-server disable=dhcp1

#ip dhcp-server enable=dhcp1

Perintah di atas harus dicoba terlebih dahulu di terminal. Jika perintah di atas sudah benar, maka kita tinggal naruh di script kemudian membuat schedule untuk mengatur jadwal, kapan mau di jalankan.

Atau bisa juga perintah di atas langsung ditaruh dischedule, lebih simpel

Misalkan ingin aktif (disable) saat jam kerja perintahnya :

#system scheduler add name=dhcp-disable start-date=Jan/01/2001 start-time=08:00:00 interval=1d on-event="/ip dhcp-server disable=dhcp1"

Enable di luar jam kerja :

#system scheduler add name=dhcp-disable start-date=Jan/01/2001 start-time=17:00:00 interval=1d on-event="/ip dhcp-server disable=dhcp1"

Yang perlu di catat pada script di atas adalah start-date, start-time, interval dan on-event.

start-date : tanggal pertama akan dieksekusi, bisa yang lalu ataupun yang awal. Formatnya Bul/tgl/th

start-time : waktu pertama akan dieksekusi. Formatnya 00:00:00

interval : tenggang waktu eksekusi. Format = 00:00:00 atau 1d 00:00:00

Schedule diatas akan dijalankan mulai tanggal Jan/01/2001, pukul 08:00:00 dan akan dieksekusi setiap hari (interval 1d).

Artikel Terkait   #MikrotikTips ~ SSH (Secure Shell) Server and Client

Sedangkan yang bawahnya akan dijalankan mulai tanggal Jan/01/2001, pukul 17:00:00 dan akan dieksekusi setiap hari (interval 1d).

To be Continued :

Advertisements

Jangan lupa tinggalkan komentar ya gais