Advertisements

#TrekkingTips- Catatan Penting Pendakian Semeru Bromo Mei 2015

Biasakan membaca sampai selesai, bijaklah dalam mengambil kesimpulan dari sebuah artikel. Beberapa artikel dibagi menjadi beberapa halaman. 
Silahkan Share dan beri respon saran kritik jika sobat meyukai artikel ini
Print Friendly, PDF & Email

Catatan Penting Pendakian Semeru. “Setinggi-tingginya gunung, lebih tinggi telapak kaki. Pendaki gunung adalah satu dari bermacam-macam manusia yang mencoba menunjukan  existansi dirinya dengan mendaki. Manusia ingin dikenal dan diakui keberadaanya”

Banyak yang bilang bahwa gunung Semeru banyak berubah, Ranu Kumbolo tak secantik dulu, jalurnya pun tak lagi hijau. Beberapa kawan saya menyebut bahwa semua itu pengaruh film 5CM. Lantas apa benar gunung Semeru berubah?

Ranu Kumbolo Saat Ini

Ranu Kumbolo

Semeru tidak berubah dan Ranu Kumbolo tetaplah secantik dulu. Gunung semeru tetap tangguh berdiri tegak sebagai pasak. Berapapun pendaki yang naik, semeru tetap arif memberi jutaan cerita, mimpi dan harapan.

Yang berubah adalah para pendaki Semeru, para penikmat dan pengaggum Ranu Kumbolo. Baik itu petugas TNBTS maupun pengunjung. Mungkin kita bisa menikmati cantiknya Ranu Kumbolo dengan beberapa tenda dengan tenang, tanpa hiruk pikuk ramainya orang tak ubahnya pasar pagi/malam.

Artikel Terkait   #TrekkingTips Rincian biaya persiapan mendaki Gunung Rinjani

Sebelum lanjut ke catatan trekking, ada baiknya saya membahas beberapa perbedaan yang menurut kawan-kawan saya banyak berubah :

1. Tata Cara pengurusan SIMAKSI – Catatan Penting Pendakian Semeru

Pengurusan SIMAKSI pendakian gunung Semeru, pada awalnya dilakukan di Gubug Klakah. Di sini kita menyerahkan daftar anggota disertai FC KTP  dan Surat Kesehatan masing-masing peserta. Setelah mendapatkan tiket, baru kita menuju Ranu Pani dan menyerahkan tiket tersebut di petugas TNBTS Ranu Pani. Setelah diurus kita bisa langsung start pendakian.

Pembekalan sebelum pendakian

Pembekalan sebelum pendakian

Sekarang hal tersebut tidak bisa dilakukan lagi, jauh-jauh hari sebelumnya kita harus booking tiket. Hampir sama dengan pengurusan SIMAKSI Gunung Gede Pangrango. Booking tiket bisa dilakukan via Online ataupun secara offline dengan meminta bantuan penduduk/kenalan yang tinggal di ranu pani (sebaiknya minta bantu porter dengan tips sepantasnya, biar lebih cepat diurus).

Setelah dipastikan dapat jatah tiket masuk, kita bisa langsung ke Ranu Pani sesuai dengan tgl tiket yang telah dipesan untuk mengurus SIMAKSI.

Artikel Terkait   #TrekkingTips Persiapan Mendaki Gunung dari Segi Non Fisik

2. Pembekalan (briefing) – Catatan Penting Pendakian Semeru

Seperti point satu tentang pengurusan simaksi, tidak ada pembekalan sebelum pendakian. Namun sekarang berbeda, sebelum mengurus simaksi, peserta diwajibkan untuk mengikuti pembekalan. Pengunjung tidak akan diberi ijin (tiket) sebelum mengikuti pembekalan

ranu kumbolo seperti pantai

Ranu kumbolo sebelum 5 cm. Volume airnya masih banyak

Saya sendiri kurang tahu persis, briefing di sini bertujuan untuk apa. Yang pasti hal tersebut sangat penting untuk para pendaki pemula seperti saya. Sayangnya saya tidak sempat ikut karena mengurus simaksi (sama porter dibantu sehingga bisa langsung dapat stempel tanpa ikut briefing), sedangkan teman2 yang lain bisa berkesempatan mengikuti pembekalan. Kurang lebih sekitar 45 menit dengan materi seputar peraturan, larangan dan tips-tips sebelum melakukan pendakian.

Pengurusan simaksi ditutup pukul 16:00, jadi yang briefing setelah jam tersebut, terpaksa bermalam dulu di ranu pani menunggu esok hari.

Baca sampai selesai sebelum bertanya
Advertisements

You may also like...

Jangan lupa tinggalkan komentar ya gais

Sobat menyukai ini ?

Share aja ke akun sosmed kamu!