Advertisements

#TravelTips – Menikmati Kehangatan Kota Cantik Palangka Raya

Biasakan membaca sampai selesai, bijaklah dalam mengambil kesimpulan dari sebuah artikel. Beberapa artikel dibagi menjadi beberapa halaman. 
Silahkan Share dan beri respon saran kritik jika sobat meyukai artikel ini
Print Friendly, PDF & Email

Cantiknya Kota Cantik Palangka Raya di Bumi Tambun Bungai. Sudah pernah ke Kalimantan Sob??? Atau pengen ke Kalimantan? Alamnya welcome banget lho. Pulau Kalimantan salah satu Pulau terbesar di Indonesia. Nah, penulis pengen share nih, salah satu kota di salah satu provinsi di kalimantan. Kota Cantik Palangka Raya

Fhotonya nyusul ya sob.

Sekilas mengenai Kota Cantik Palangka Raya

Kota Palangka Raya adalah sebuah kota sekaligus merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Dahulu dikenal dengan Palangkaraja (1957-1972). Kota ini memiliki luas wilayah 2.400 km² dan berpenduduk sebanyak 220.962 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 92.067 jiwa tiap km² (tahun 2010), jauh jika dibandingkan tetangganya Banjarmasin dengan kepadatan penduduk 675.440 jiwa dengan kepadatan 9.381 jiwa per km² (tahun 2015).

Banyak orang yang salah menulis Palangka Raya dengan Palangkaraya. Kenapa Palangka Raya disebut Kota Cantik? Apanya sih yang cantik dari kota Palangka Raya.

Artikel Terkait   #TravelTips Aturan dan Ganti Rugi Jika Penerbangan Dibatalkan

Pertama kali datang di kota cantik palangka, kesan yang muncul pertama kali adalah panas, terik dan benar2 tropik. Matahari seakan-akan begitu dekat dengan tempat kita berpijak. Bagaimana dengan pontianak ya?,, hemmm ga jauh beda dg Pontianak ko’. Tidak lain dan tidak bukan ya lantaran dekat sama garis khatulistiwa.

Suku Budaya

Yup, benar sekali sob, suku dayak adalah suku asli penduduk lokal kota cantik palangka raya. Suku dayak terkenal dengan keramahannya, arif dengan alam. Seperti halnya lebah, tidak akan menyengat jika tidak diganggu.

Suku dayak asli pedalaman tidak akan merusak hutan. Hutan adalah nyawa mereka. Namun sama seperti yang lain, uang dan gaya hidup mampu merubah semuanya. Alam mampu dan pasti menyediakan kebutuhan manusia, tapi tidak untuk keserakahan manusia.

Bisa dikatakan tingkat toleransi keagamaan di Palangka Raya sangat tinggi. Bila Natal tiba, tidak peduli Nashrani ataupun Muslim, saling bersilaturahmi, juga sebaliknya. Bedanya bila umat Nashrani menjadi tuan rumah saat natal, sebaliknya bila Hari Raya Idul Fitri tiba, umat Nashrani yang berkunjung ke rumah umat Muslim yang dikenal.

Artikel Terkait   #TrekkingTips Obat-obatan dan Suplemen Kesehatan Naik Gunung

Di Kota Cantik Palangka Raya terdapat 3 Perguruan Tinggi Agama. IAIN, Universitas Kristen Palangka dan STAHN Tampung Penyang Palangka Raya (Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri)

Kesenian Tradisional Kota Cantik Palangka Raya

Jangan salah ya sob, waktu saya kecil saya mengira suku dayak itu berkulit hitam, sampai saya kuliah. Namun setelah melihat sendiri, mata saya hanya berbinar-binar melihat cantiknya gadis dayak saat festival budaya Isen Mulang.

Dengan alunan musik tradisional para gadis dayak menari dengan indah sambil membawa mandau. Tempo musiknya cepat dan penuh semangat, layaknya tarian perang yg membakar semangat. Ada banyak tarian. Namun yang terkenal biasanya ya Tari Mandau.

Festival Kesenian Isen Mulang merupakan satu yang paling saya suka. Biasanya digelar bulan Mei. Waktu yang tepat saat berkunjung ke kota cantik Palangka Raya.

Baca sampai selesai sebelum bertanya
Advertisements

You may also like...

6 Responses

  1. Aan Sawung says:

    Sepertinya pengetahuan anda terlalu dangkal memgatakan bahwa pemduduk lokal di palangka raya malas dan tidak mau bekerja keras. Pendapat saudara tidak mendasar.. Mari berkenalan dahulu dgn kami penduduk aslinya.. Salam Saudara ! Salam ela mikeh. 🙂

    • us jauhari says:

      Mungkin begitu, saya yg belum begitu mengenal, tpi jika dibandingkan dengan daerah indonesia timur, lebih parah daerah indonesia timur, NTT sampai Papua. Masyarakat Dayak saya akui sangat arif dan bijak. Hampir sama dengan org Jawa, sangat welcome. Namun untuk etos kerja memang kurang. Sebelumnya maaf, Ini kritik positif untuk membangun, tidak ada maksud membanding2 kan

  2. Lelie Liana says:

    wah penduduk lokal malas dan konsumtif,hmmmm

  3. Walau lumayan serba amhal tapi palangkaraya bikin betah 😀

Jangan lupa tinggalkan komentar ya gais

Sobat menyukai ini ?

Share aja ke akun sosmed kamu!